Pada saat ketika Fed AS cenderung meningkatkan suku bunga dalam waktu dekat, ECB terus menempel pada kebijakan moneter yang lembut.

Seorang anggota yang mengatur Dewan ECB Ignazio Visco mengatakan bahwa inflasi di zona euro terus menimbulkan kekhawatiran dan ECB akan melanjutkan kebijakan moneter yang lembut sampai perubahan kondisi yang ada.

Perwakilan senior ECB lainnya, Benoit Coeure, yang merupakan salah satu dari enam anggota Dewan ECB, mengatakan kemarin selama diskusi di meja bundar di Jerman bahwa Bank Sentral Eropa tidak akan mengurangi program pembelian obligasi dalam jumlah 1700000000000 €, selama inflasi masih rendah.

Dalam pidato kemarin, Presiden ECB, Mario Draghi mengatakan bahwa suku bunga di zona euro akan muncul ketika laju pertumbuhan ekonomi menjadi lebih cepat, dan inflasi meningkat. Suku bunga rendah adalah konsekuensi dari pertumbuhan ekonomi yang lemah dan inflasi yang rendah di dunia.

Suku bunga inti dari ECB (tingkat untuk bank komersial refinancing) adalah pada tingkat -0.4%. ECB telah menurunkan tingkat dari 4.25% pada tahun 2008 ke tingkat rekor terendah.

Selain itu, ECB terus mengadakan Program QE di zona euro, pembelian aset Eropa bulanan dalam jumlah 80 miliar euro (88 miliar USD). Sementara itu, langkah-langkah ini tidak membawa perbaikan dari statistik makro-ekonomi, atau kenaikan inflasi. Itulah sebabnya adalah mungkin bahwa ECB akan mengumumkan perubahan dalam program, yang akan selesai pada bulan Maret 2017. Ekspektasi tersebut memberikan keputusan dan tekanan pada Euro.

Saat ini inflasi di zona euro berada pada level 0.5%, jauh di bawah tingkat target 2%. Sebagian besar ekonom memperkirakan bahwa Bank Sentral akan memperpanjang program selama setidaknya enam bulan. Pertemuan ECB berikutnya akan diselenggarakan pada tanggal 8 Desember dan diharapkan pada pertemuan ini masa depan program pembelian obligasi akan diputuskan.

Perbedaan dalam kebijakan moneter dari ECB dan Fed AS adalah pendorong utama dari pasangan EUR/USD. Menurut banyak ekonom, ketika data diatas benar, maka pasangan EUR/USD akan terus menurun ke level 1.0500.EUR/USD: Inflasi di zona euro membutuhkan perhatian. Analisa Fundamental untuk 22/11/2016




Materi dipublikasikan di halaman ini disediakan oleh LiteForex untuk tujuan informasi saja dan tidak dapat dianggap sebagai petunjuk investasi atau Petunjuk untuk keperluan 2004/39 / EC Directive. Selain itu, bahan-bahan ini belum disusun sesuai dengan persyaratan hukum yang dirancang untuk mempromosikan kemandirian riset investasi dan tidak tunduk pada larangan distribusi lebih lanjut dari riset investasi.



Ikuti kami di jaringan sosial!
Live chat
Meninggalkan feedback